<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Adib Mubarrok &#187; Reksadana</title>
	<atom:link href="http://www.adibmubarrok.com/tag/reksadana/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.adibmubarrok.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Jun 2011 04:12:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Affiliate, Tunas yang Mulai Tumbuh</title>
		<link>http://www.adibmubarrok.com/2008/08/affiliate-tunas-yang-mulai-tumbuh/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=affiliate-tunas-yang-mulai-tumbuh</link>
		<comments>http://www.adibmubarrok.com/2008/08/affiliate-tunas-yang-mulai-tumbuh/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Aug 2008 20:55:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adibmubarrok</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis Online]]></category>
		<category><![CDATA[adsense]]></category>
		<category><![CDATA[affiliate]]></category>
		<category><![CDATA[amazon]]></category>
		<category><![CDATA[cosa aranda]]></category>
		<category><![CDATA[Reksadana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adibmubarrok.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Baru sebulan lebih saya memulai aktifitas blogging, tujuan pertama kali membuat blog adalah untuk keperluan personal dan pembahasan mengenai seluk beluk reksadana dan saham, tetapi ketika googling untuk mencari informasi tentang wordpress, saya kesasar disini. Singkat kata saya menemukan banyak informasi (mungkin bukan banyak lagi tapi buaaanyaaaaakkkk :p ) tentang bisnis online, tentang penghasilan yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Baru sebulan lebih saya memulai aktifitas blogging, tujuan pertama kali membuat blog adalah untuk keperluan personal dan pembahasan mengenai seluk beluk <a title="Apa itu reksadana" href="http://adibmubarrok.com/2008/06/apa-itu-reksadana/">reksadana</a> dan saham, tetapi ketika googling untuk mencari informasi tentang wordpress, saya kesasar <a href="http://cosaaranda.com">disini</a>. Singkat kata saya menemukan banyak informasi (mungkin bukan banyak lagi tapi buaaanyaaaaakkkk :p ) tentang bisnis online, tentang penghasilan yang bisa kita dapatkan dari aktifitas blogging, akhirnya saya tertarik untuk memulainya.</span><span id="more-37"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Dari banyak pilihan saya memilih affiliate, kenapa affilate?, karena adsense nggak bisa dipasang diblog saya yang berbahasa indonesia <img src='http://www.adibmubarrok.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> , jadi saya mulai dulu pelan-pelan dengan affiliate, yang saya lakukan pertama kali adalah dengan menjadi affiliate untuk free domain name dan free web hosting, tinggal pasang di blog dan menunggu. Hasilnya?, keesokan harinya dilihat masih kosong, besoknya lagi kosong juga, besoknya lagi belum ada juga yang sign up. Mmm&#8230; mulai putus asa, kok blom ada yang sign up yaaa?, kebiasaan buruk untuk bisa sukses dengan cepat muncul, akhirnya biarkan dulu, sekarang konsentrasi bagaimana caranya untuk mendatangkan traffic, ketika tidak dilihat selama seminggu lebih tiba-tiba muncul juga, ada 2 orang yang melakukan signup untuk free domain name dan 1 orang untuk free web hosting, mmm akhirnya bisa tersenyum dech <img src='http://www.adibmubarrok.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  . Tapi masalah muncul lagi karena untuk bisa melakuan withdraw masih banyak yang harus melakukan sign up, setelah satu bulan ternyata tidak bertambah juga <img src='http://www.adibmubarrok.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  .</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Karena tidak ada perkembangan berarti maka saya mencoba affilate yang lain, amazon, kenapa amazon? Karena saya butuh content, dari pada pusing blog akan diisi apa yaaa kenapa tidak diisi aja ama produk-produknya amazon, lakukan sign up diamazon, registrasi free blog kemudian isi dengan produk amazon, selesai. Untuk mendatangkan traffic saya coba beberapa iklan gratis luar negeri, setelah beberapa hari ada beberapa traffic yang masuk tapi tetap tidak ada yang beli <img src='http://www.adibmubarrok.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  . Setelah lebih dari 2 minggu tidak ada yang beli juga, akhirnya mulai menyerah dan tidak pernah melihat lagi. Setelah satu bulan saya iseng lihat dan terkejut ternyata ada dua pembelian yaitu koleksi lengkap buku harry potter 1-7 (memang ini yang saya pajang) dan satu lagi sebuah nintendo, ini yang agak mengherankan karena saya tidak memajangnya, mungkin saja traffic dari blog saja tapi belinya malah nintendo. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Entah mengapa setelah melihat hasil dari amazon semangat saya bangkit lagi dan dapat ide untuk membuat blog baru untuk diisi dengan produk amazon juga dan bisa dijadikan week end project, maklum masih jadi buruh <img src='http://www.adibmubarrok.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  .</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Satu lagi yang perlu saya camkan untuk diri saya sendiri, jangan mudah menyerah, tidak ada kesuksesan yang bisa diraih dengan cepat, butuh kristalisasi keringat (meminjam istilahnya tukul), pengorbanan baik waktu, tenaga dan materi. Kesuksesan bukanlah sebuah tujuan tetapi sebuah perjalanan, rite?.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Akhirnya buat blogger pemula yang lain seperti saya jangan mudah menyerah, itu yang bisa saya share disini. Akhir kata, keep fighting, be happy and keep smile <img src='http://www.adibmubarrok.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  .</span></p>
<p><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">By <a href="http://adibmubarrok.com">Adib Mubarrok</a></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.adibmubarrok.com/2008/08/affiliate-tunas-yang-mulai-tumbuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blogging Contest</title>
		<link>http://www.adibmubarrok.com/2008/07/blogging-contest/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=blogging-contest</link>
		<comments>http://www.adibmubarrok.com/2008/07/blogging-contest/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Jul 2008 17:00:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adibmubarrok</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[blogging contest]]></category>
		<category><![CDATA[HUT RI]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Reksadana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adibmubarrok.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Blog walking dengan google tidak sengaja menemukan artikel tentang blogging contest dalam rangka memperingati HUT RI ke-63 dan kebetulan pula waktunya belum expired. Dipikir-pikir ikut&#8230;ngak&#8230;ikut&#8230;ngak, akhirnya oke deh ikut, tujuannya bukan untuk dapetin hadiahnya , tapi buat kenalan ama komunitas blogger indonesia, karena blogku usianya juga masih muda, baru juga sebulan. Untuk artikel yang akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Blog walking dengan google tidak sengaja menemukan artikel tentang <a title="Blogging Contest" href="http://iwan-ae.info/worthing/kontes-blogging/" target="_blank">blogging contest</a> <span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">dalam rangka memperingati HUT RI ke-63 </span>dan kebetulan pula waktunya belum expired. Dipikir-pikir ikut&#8230;ngak&#8230;ikut&#8230;ngak, akhirnya oke deh ikut, tujuannya bukan untuk dapetin hadiahnya <img src='http://www.adibmubarrok.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  , tapi buat kenalan ama komunitas blogger indonesia, karena blogku usianya juga masih muda, baru juga sebulan. Untuk artikel yang akan diikutkan kontes dipilih dari artikel yang sudah pernah diposting sebelumnya <a href="http://adibmubarrok.com/2008/07/menabung-pangkal-kaya-masih-relevankah/" target="_self">“Menabung Pangkal Kaya, Masih relevankah?”</a>. Semoga bisa kenalan dengan banyak teman-teman yang lain <img src='http://www.adibmubarrok.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  .</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.adibmubarrok.com/2008/07/blogging-contest/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menabung Pangkal Kaya, Masih Relevankah?</title>
		<link>http://www.adibmubarrok.com/2008/07/menabung-pangkal-kaya-masih-relevankah/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=menabung-pangkal-kaya-masih-relevankah</link>
		<comments>http://www.adibmubarrok.com/2008/07/menabung-pangkal-kaya-masih-relevankah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Jul 2008 03:53:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adibmubarrok</dc:creator>
				<category><![CDATA[Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[bunga deposito]]></category>
		<category><![CDATA[bunga reksadana]]></category>
		<category><![CDATA[menabung pangkal kaya]]></category>
		<category><![CDATA[Reksadana]]></category>
		<category><![CDATA[reksadana indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[return deposito]]></category>
		<category><![CDATA[return reksadana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adibmubarrok.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Menabung pangkal kaya, masih relevankah slogan ini diucapkan dimasa kini?, ditengah inflasi yang semakin menjadi. Uang yang ditabung dan disisihkan setiap bulannya bukannya bertambah melainkan semakin berkurang nilainya. Ambil contoh sampai pertengahan tahun 2008, inflasi mencapai 7.37%, tetapi rata-rata suku bunga deposito untuk satu tahun sekitar 6.5% sebelum dipotong pajak (bunga tabungan biasanya lebih rendah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Menabung pangkal kaya, masih relevankah slogan ini diucapkan dimasa kini?, ditengah inflasi yang semakin menjadi. Uang yang ditabung dan disisihkan setiap bulannya bukannya bertambah melainkan semakin berkurang nilainya.</span></p>
<p><span id="more-31"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Ambil contoh sampai pertengahan tahun 2008, inflasi mencapai <a href="http://www.detikfinance.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/07/tgl/01/time/134031/idnews/965394/idkanal/4">7.37%</a>, tetapi rata-rata suku bunga deposito untuk satu tahun sekitar <a href="http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisi-harian/tabel_deposito/">6.5%</a> sebelum dipotong pajak (bunga tabungan biasanya lebih rendah dari bunga deposito), berarti untuk enam bulan suku bunga deposito hanya 3.25%, jika pajak bunga 20% dimasukkan maka suku bunga deposito untuk enam bulan menjadi hanya 2.6% artinya uang yang didepositokan nilainya turun sebesar 4.77% dalam enam bulan, itu baru penurunan dalam enam bulan, berapa penurunan dalam satu tahun?, bagaimana jika penurunan tersebut terakumulasi dalam beberapa tahun?. Menabung untuk sampai pada tujuan kaya tidak akan tercapai.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Lalu apa yang harus dilakukan, supaya nilai uang yang disisihkan tidak turun nilainya?. <strong><span style="text-decoration: underline;">INVESTASIKAN !!!, ya diinvestasikan bukan ditabung</span></strong>, lalu investasi seperti apa yang bisa membuat nilai uang terhindar dari inflasi?.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Investasi emas, selama ini emas dikenal sebagai sarana investasi bagi banyak orang, “mata uang “ universal, selain itu emas juga bisa digunakan sebagai perhiasan. Pada masa krisis memegang <span> </span>emas adalah keputusan yang tepat, masalahnya memegang emas dalam jumlah banyak harus menyediakan tempat yang aman supaya bisa tidur dengan nyenyak <img src='http://www.adibmubarrok.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  , selain itu diperlukan uang yang tidak sedikit untuk bisa berinvestasi di emas.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Investasi tanah, mungkin semua setuju investasi tanah bisa membuat nilai uang terhindar dari inflasi dan tidak ada kata murah alias harganya selalu naik. Permasalahannya tanah tidak ada “pasar” untuk melakukan jual/beli, jika ingin menjual belum tentu ada pembeli, begitu juga sebaliknya, jodoh-jodohan kata sebagian orang, dan itu artinya investasi tanah tidak likuid. Selain itu dibutuhkan dana yang tidak sedikit.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Investasi direksadana, <a href="http://adibmubarrok.com/2008/06/apa-itu-reksadana/">reksadana?</a>, yaa reksadana. Investasi direksadana bisa dilakukan setiap bulan dengan uang mulai ratusan ribu, lebih murah dari investasi emas maupun tanah. Reksadana mudah untuk dicairkan, seperti halnya emas dan jika reksadana yang dipilih adalah reksadana saham maka anda seperti memiliki sebuah perusahaan, anda seperti memiliki tanah, gedung dan aset perusahaan tersebut, artinya seperti investasi di tanah juga kan ? <img src='http://www.adibmubarrok.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  .</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Jadi kenapa tidak memulai berinvestasi direksadana?. Menabung pangkal kaya? Tidak lagi. Berinvestasi pangkal kaya? Semoga <img src='http://www.adibmubarrok.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  . SALAM PERUBAHAN!!.</span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Note : <a title="Blogging Contest" href="http://iwan-ae.info/worthing/kontes-blogging/" target="_blank">Write for Kontes Blogging HUT RI ke 63 by Rystiono</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.adibmubarrok.com/2008/07/menabung-pangkal-kaya-masih-relevankah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Kerja Reksadana</title>
		<link>http://www.adibmubarrok.com/2008/07/cara-kerja-reksadana/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=cara-kerja-reksadana</link>
		<comments>http://www.adibmubarrok.com/2008/07/cara-kerja-reksadana/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jul 2008 05:06:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adibmubarrok</dc:creator>
				<category><![CDATA[Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[bank kustodian]]></category>
		<category><![CDATA[cara kerja reksadana]]></category>
		<category><![CDATA[manajer investasi]]></category>
		<category><![CDATA[prospektus]]></category>
		<category><![CDATA[Reksadana]]></category>
		<category><![CDATA[reksadana indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adibmubarrok.wordpress.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Ada tiga komponen pokok dalam reksadana : 1. Pemodal Adalah masyarakat yang menempatkan dananya untuk diinvestasikan oleh manajer investasi. 2. Manajer Investasi (MI) Adalah institusi yang telah mendapat ijin dari BAPEPAM yang bertanggung jawab atas kegiatan investasi, meliputi pemilihan jenis investasi, menganalisa resiko, momonitor kinerja dan melakukan tindakan yang diperlukan atas analisa yang telah dilakukan. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Ada tiga komponen pokok dalam reksadana :</span></p>
<p><span id="more-30"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-11pt;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">1. Pemodal</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 -11px 18pt;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Adalah masyarakat yang menempatkan dananya untuk diinvestasikan oleh manajer investasi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 -11px 18pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-11pt;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">2. Manajer Investasi (MI)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 -11px 18pt;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Adalah institusi yang telah mendapat ijin dari BAPEPAM yang bertanggung jawab atas kegiatan investasi, meliputi pemilihan jenis investasi, menganalisa resiko, momonitor kinerja dan melakukan tindakan yang diperlukan atas analisa yang telah dilakukan.<br />
Untuk MI reksadana saham misalnya, tugas MI adalah menganalisa laporan keuangan perusahaan, menentukan apakah saham tersebut layak dibeli atau dijual dan melakukan aksi beli atau jual atas hasil analisa yang telah dilakukan. Pemodal yang menempatkan dana tinggal menerima ”hasil bersih”.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 -11px 18pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-11pt;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">3. Bank Kustodian (BK)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 -11px 18pt;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Adalah bank yang bertugas mengimpan kekayaan reksadana. Misal manajer investasi memilih menempatkan dana pemodal pada instrumen saham dan obligasi maka lembar saham dan obligasi yang dibeli disimpan atas nama reksadana dibank kustodian. Jadi dana yang disetorkan pemodal kemanajer investasi bukan merupakan bagian dari kekayaan manajer investasi ataupun bank kustodian, sehingga sewaktu-waktu manajer investasi tutup, kekayaan reksadana tersimpan aman dibank kustodian. Selain bertugas sebagai penyimpan kekayaan tugas bank kustodian lainnya adalah sebagai adminstrator. Laporan pembelian, penjualan dan laporan saldo akhir masing-masing pemodal diproses oleh bank kustodian bukan oleh manajer investasi.</span></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://s742.photobucket.com/albums/xx63/bingsar/investasi/?action=view&amp;current=cara-kerja-reksadana.png" target="_blank"><img class="aligncenter" style="border: 0pt none;" src="http://i742.photobucket.com/albums/xx63/bingsar/investasi/cara-kerja-reksadana.png" border="0" alt="cara_kerja_reksadana" width="318" height="140" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Gambar diatas adalah mekanisme kerja reksadana, diambil dari buku ”<em>Reksadana Solusi Perencanaan Investasi di Era Modern</em>”<br />
1. Permohonan pembelian atau penjualan kembali unit penyertaan.<br />
2. Penyetoran dana pembelian unit penyertaan atau pembayaran hasil penjualan kembali.<br />
3. Perintah transaksi investasi.<br />
4. Eksekusi transaksi investasi.<br />
5. Konfirmasi transaksi.<br />
6. Perintah penyelesaian transaksi.<br />
7. Penyelesaian transaksi dan penyimpanan harta.<br />
8. Informasi Nilai Aktiva Bersih (NAB)/Unit secara harian melalui media massa.<br />
9. Laporan valuasi harian dan bulanan.<br />
10.Laporan bulanan kepada BAPEPAM.<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Daftar Pustaka</span></p>
<p>Pratomo, Eko Priyo dan Ubaidillah Nugraha, 2004, <em>Reksadana Solusi Perencanaan Investasi di Era Modern</em>, Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.adibmubarrok.com/2008/07/cara-kerja-reksadana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa Itu Reksadana?</title>
		<link>http://www.adibmubarrok.com/2008/06/apa-itu-reksadana/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=apa-itu-reksadana</link>
		<comments>http://www.adibmubarrok.com/2008/06/apa-itu-reksadana/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Jun 2008 10:22:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adibmubarrok</dc:creator>
				<category><![CDATA[Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[apa itu reksadana]]></category>
		<category><![CDATA[cara kerja reksadana]]></category>
		<category><![CDATA[cara kerja reksadana pasar uang]]></category>
		<category><![CDATA[gambaran 17 reksadana saham]]></category>
		<category><![CDATA[investasi reksadana]]></category>
		<category><![CDATA[mekanisme kerja reksadana]]></category>
		<category><![CDATA[mekanisme reksadana]]></category>
		<category><![CDATA[pratomo & nugraha reksadana]]></category>
		<category><![CDATA[Reksadana]]></category>
		<category><![CDATA[seluk beluk reksadana]]></category>
		<category><![CDATA[tugas reksadana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adibmubarrok.wordpress.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Umumnya investasi yang dikenal masyarakat adalah tanah, emas ataupun rumah, ada bentuk investasi lain yang sedang berkembang saat ini dengan nama reksadana, sebenarnya apa itu reksadana?. Berdasarkan Undang-undang Pasar Modal no.8 tahun 1995, pasal 1 ayat(27) reksadana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portfolio efek oleh manajer [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Umumnya investasi yang dikenal masyarakat adalah tanah, emas ataupun rumah, ada bentuk investasi lain yang sedang berkembang saat ini dengan nama reksadana, sebenarnya apa itu reksadana?. Berdasarkan </span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Undang-undang Pasar Modal no.8 tahun 1995, pasal 1 ayat(27) </span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">reksadana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portfolio efek oleh manajer investasi yang telah mendapat ijin dari Bapepam</span></p>
<p><span id="more-28"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;">
<div class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Berdasarkan instrumen dimana reksadana diinvestasikan, reksadana dibagi menjadi empat jenis.</span></div>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span dir="ltr"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><strong>Reksadana Pasar Uang</strong> (RDPU)<br />
</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Reksadana yang diinvestasikan 100% pada efek pasar uang, secara umum yang masuk kategori efek pasar uang adalah deposito, SBI, obligasi serta efek hutang lainnya dengan jatuh tempo kurang dari satu tahun.<br />
</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Karena diinvestasikan dideposito atau SBI maka reksadana ini memiliki imbal hasil seperti deposito dan SBI, lalu apa bedanya RDPU dengan deposito?</span> </span></p>
<div><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;"><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;"></p>
<p></span></span></div>
<p><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;"></span></p>
<ul>
<div class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 18pt;">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Dari sisi jumlah uang yang diinvestasikan RDPU lebih rendah dari deposito, beberapa bank mensyaratkan minimal deposito diatas 20 juta sedangkan RDPU bisa didapat dengan uang beberapa ratus ribu, artinya dengan uang yang lebih sedikit pemodal bisa menikmati imbal hasil seperti deposito.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Dari sisi likuiditas RDPU lebih likuid dari deposito, karena RDPU bisa dicairkan kapan saja, sedangkan deposito baru bisa dicairkan setelah tanggal jatuh temponya.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Keuntungan lainnya karena RDPU merupakan kumpulan dari beberapa pemodal, maka dana yang dimasukkan dideposito lebih besar jadi pihak bank bisa memberikan bunga lebih besar dari deposito untuk pemodal perorangan.</span></li>
</div>
</ul>
<p class="MsoNormal"><span dir="ltr"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><strong>Reksadana Pendapatan Tetap</strong> (RDPT)<br />
</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Reksadana yang diinvestasikan sekurang-kurangnya 80% kedalam efek bersifat hutang, pada umumnya RDPT memanfaatkan instrumen obligasi pada sebagian besar portofolionya.<br />
</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Jangan tertipu dengan kata-kata pendapatan tetap pada nama reksadana ini, RDPT bukan berarti setiap bulan kita akan mendapatkan pendapatan tetap, ini hanyalah sebuah nama <img src='http://www.adibmubarrok.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> ,<br />
</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">karena diinvestasikan diobligasi RDPT memiliki imbal hasil seperti obligasi, biasanya obligasi yang dikeluarkan oleh perusahaan memberikan imbal hasil lebih besar dari deposito ataupun SBI, permasalahnnya harga satuan obligasi terlalu besar untuk ukuran pemodal perorangan, bisa mencapai angka milyar untuk satu lembarnya, dengan adanya RDPT ini pemodal perorangan bisa menikmati imbal hasil obligasi dengan modal yang minimal. Keuntungan RDPT yang lainnya adalah adanya kemungkinan mendapatkan <em>capital gain</em> dari kenaikan harga obligasi dan tentu ada kemungkinan kerugian juga, mengalami <em>capital loss</em> dari penurunan harga obligasi.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><span dir="ltr"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><strong>Reksadana Saham</strong> (RDS)<br />
</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Reksadana yang diinvestasikan sekurang-kurangnya 80% kedalam efek bersifat ekuitas (saham). Berbeda dengan RDPU dan RDPT yang mendapatkan imbal hasil dari bunga, RDS mendapatkan imbal hasil dari kenaikan harga saham dan deviden yang dibagi. Belum banyak masyarakat yang berinvestasi langsung kesaham, karena memang tidak mudah untuk melakukannya dibutuhkan keahlian untuk melakukan analisa dan memilih saham yang tepat. RDS merupakan solusi yang tepat bagi yang ingin melakukan investasi disaham tapi belum/tidak mampu melakukan analisa, karena itu akan menjadi tugas dari manajer investasi.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span dir="ltr"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><strong>Reksadana Campuran</strong> (RDC)<br />
</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Reksadana yang melakukan investasi dalam efek ekuitas dan efek hutang yang perbandingan alokasinya tidak termasuk dalam kategori RDPT dan RDS.<br />
</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Reksadana ini bisa menjadi pilihan pemodal yang menginginkan investasi diefek ekuitas (saham) maupun diefek hutang (obligasi/deposito). Jadi dengan memilih RDC dana pemodal akan diinvestasikan ke berbagai macam instrumen investasi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Daftar Pustaka<br />
</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Pratomo, Eko Priyo dan<span> </span>Ubaidillah Nugraha, 2004, <em>Reksadana Solusi Perencanaan Investasi di Era Modern</em>,    Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.adibmubarrok.com/2008/06/apa-itu-reksadana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

