<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Adib Mubarrok &#187; bunga deposito</title>
	<atom:link href="http://www.adibmubarrok.com/tag/bunga-deposito/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.adibmubarrok.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Jun 2011 04:12:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Menabung Pangkal Kaya, Masih Relevankah?</title>
		<link>http://www.adibmubarrok.com/2008/07/menabung-pangkal-kaya-masih-relevankah/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=menabung-pangkal-kaya-masih-relevankah</link>
		<comments>http://www.adibmubarrok.com/2008/07/menabung-pangkal-kaya-masih-relevankah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Jul 2008 03:53:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adibmubarrok</dc:creator>
				<category><![CDATA[Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[bunga deposito]]></category>
		<category><![CDATA[bunga reksadana]]></category>
		<category><![CDATA[menabung pangkal kaya]]></category>
		<category><![CDATA[Reksadana]]></category>
		<category><![CDATA[reksadana indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[return deposito]]></category>
		<category><![CDATA[return reksadana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adibmubarrok.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Menabung pangkal kaya, masih relevankah slogan ini diucapkan dimasa kini?, ditengah inflasi yang semakin menjadi. Uang yang ditabung dan disisihkan setiap bulannya bukannya bertambah melainkan semakin berkurang nilainya. Ambil contoh sampai pertengahan tahun 2008, inflasi mencapai 7.37%, tetapi rata-rata suku bunga deposito untuk satu tahun sekitar 6.5% sebelum dipotong pajak (bunga tabungan biasanya lebih rendah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Menabung pangkal kaya, masih relevankah slogan ini diucapkan dimasa kini?, ditengah inflasi yang semakin menjadi. Uang yang ditabung dan disisihkan setiap bulannya bukannya bertambah melainkan semakin berkurang nilainya.</span></p>
<p><span id="more-31"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Ambil contoh sampai pertengahan tahun 2008, inflasi mencapai <a href="http://www.detikfinance.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/07/tgl/01/time/134031/idnews/965394/idkanal/4">7.37%</a>, tetapi rata-rata suku bunga deposito untuk satu tahun sekitar <a href="http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisi-harian/tabel_deposito/">6.5%</a> sebelum dipotong pajak (bunga tabungan biasanya lebih rendah dari bunga deposito), berarti untuk enam bulan suku bunga deposito hanya 3.25%, jika pajak bunga 20% dimasukkan maka suku bunga deposito untuk enam bulan menjadi hanya 2.6% artinya uang yang didepositokan nilainya turun sebesar 4.77% dalam enam bulan, itu baru penurunan dalam enam bulan, berapa penurunan dalam satu tahun?, bagaimana jika penurunan tersebut terakumulasi dalam beberapa tahun?. Menabung untuk sampai pada tujuan kaya tidak akan tercapai.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Lalu apa yang harus dilakukan, supaya nilai uang yang disisihkan tidak turun nilainya?. <strong><span style="text-decoration: underline;">INVESTASIKAN !!!, ya diinvestasikan bukan ditabung</span></strong>, lalu investasi seperti apa yang bisa membuat nilai uang terhindar dari inflasi?.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Investasi emas, selama ini emas dikenal sebagai sarana investasi bagi banyak orang, “mata uang “ universal, selain itu emas juga bisa digunakan sebagai perhiasan. Pada masa krisis memegang <span> </span>emas adalah keputusan yang tepat, masalahnya memegang emas dalam jumlah banyak harus menyediakan tempat yang aman supaya bisa tidur dengan nyenyak <img src='http://www.adibmubarrok.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  , selain itu diperlukan uang yang tidak sedikit untuk bisa berinvestasi di emas.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Investasi tanah, mungkin semua setuju investasi tanah bisa membuat nilai uang terhindar dari inflasi dan tidak ada kata murah alias harganya selalu naik. Permasalahannya tanah tidak ada “pasar” untuk melakukan jual/beli, jika ingin menjual belum tentu ada pembeli, begitu juga sebaliknya, jodoh-jodohan kata sebagian orang, dan itu artinya investasi tanah tidak likuid. Selain itu dibutuhkan dana yang tidak sedikit.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Investasi direksadana, <a href="http://adibmubarrok.com/2008/06/apa-itu-reksadana/">reksadana?</a>, yaa reksadana. Investasi direksadana bisa dilakukan setiap bulan dengan uang mulai ratusan ribu, lebih murah dari investasi emas maupun tanah. Reksadana mudah untuk dicairkan, seperti halnya emas dan jika reksadana yang dipilih adalah reksadana saham maka anda seperti memiliki sebuah perusahaan, anda seperti memiliki tanah, gedung dan aset perusahaan tersebut, artinya seperti investasi di tanah juga kan ? <img src='http://www.adibmubarrok.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  .</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Tahoma;">Jadi kenapa tidak memulai berinvestasi direksadana?. Menabung pangkal kaya? Tidak lagi. Berinvestasi pangkal kaya? Semoga <img src='http://www.adibmubarrok.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  . SALAM PERUBAHAN!!.</span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Note : <a title="Blogging Contest" href="http://iwan-ae.info/worthing/kontes-blogging/" target="_blank">Write for Kontes Blogging HUT RI ke 63 by Rystiono</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.adibmubarrok.com/2008/07/menabung-pangkal-kaya-masih-relevankah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

