Cara Kerja Reksadana

Ada tiga komponen pokok dalam reksadana :

1. Pemodal

Adalah masyarakat yang menempatkan dananya untuk diinvestasikan oleh manajer investasi.

2. Manajer Investasi (MI)

Adalah institusi yang telah mendapat ijin dari BAPEPAM yang bertanggung jawab atas kegiatan investasi, meliputi pemilihan jenis investasi, menganalisa resiko, momonitor kinerja dan melakukan tindakan yang diperlukan atas analisa yang telah dilakukan.
Untuk MI reksadana saham misalnya, tugas MI adalah menganalisa laporan keuangan perusahaan, menentukan apakah saham tersebut layak dibeli atau dijual dan melakukan aksi beli atau jual atas hasil analisa yang telah dilakukan. Pemodal yang menempatkan dana tinggal menerima ”hasil bersih”.

3. Bank Kustodian (BK)

Adalah bank yang bertugas mengimpan kekayaan reksadana. Misal manajer investasi memilih menempatkan dana pemodal pada instrumen saham dan obligasi maka lembar saham dan obligasi yang dibeli disimpan atas nama reksadana dibank kustodian. Jadi dana yang disetorkan pemodal kemanajer investasi bukan merupakan bagian dari kekayaan manajer investasi ataupun bank kustodian, sehingga sewaktu-waktu manajer investasi tutup, kekayaan reksadana tersimpan aman dibank kustodian. Selain bertugas sebagai penyimpan kekayaan tugas bank kustodian lainnya adalah sebagai adminstrator. Laporan pembelian, penjualan dan laporan saldo akhir masing-masing pemodal diproses oleh bank kustodian bukan oleh manajer investasi.

cara_kerja_reksadana

Gambar diatas adalah mekanisme kerja reksadana, diambil dari buku ”Reksadana Solusi Perencanaan Investasi di Era Modern
1. Permohonan pembelian atau penjualan kembali unit penyertaan.
2. Penyetoran dana pembelian unit penyertaan atau pembayaran hasil penjualan kembali.
3. Perintah transaksi investasi.
4. Eksekusi transaksi investasi.
5. Konfirmasi transaksi.
6. Perintah penyelesaian transaksi.
7. Penyelesaian transaksi dan penyimpanan harta.
8. Informasi Nilai Aktiva Bersih (NAB)/Unit secara harian melalui media massa.
9. Laporan valuasi harian dan bulanan.
10.Laporan bulanan kepada BAPEPAM.


Daftar Pustaka

Pratomo, Eko Priyo dan Ubaidillah Nugraha, 2004, Reksadana Solusi Perencanaan Investasi di Era Modern, Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama

Related posts:

  1. Apa Itu Reksadana?
  2. Menabung Pangkal Kaya, Masih Relevankah?
  3. Jadikan Investasi Sebagai Pengeluaran Rutin
  4. Semutireng.com : Cara Mudah Mengetahui Harga Handphone

Related Search

bank kustodiancara kerja reksadanaInvestasimanajer investasiprospektusReksadanareksadana indonesia

Mindflex Mattel most wanted and wished christmas toys 2009

3 Comments so far »

  1. Forum Investor said,

    Wrote on July 2, 2008 @ 10:03

    Sebagai investor, kita harus berhati-hati memilih manajer investasi dan bank kustodian.

  2. Herru said,

    Wrote on September 17, 2008 @ 06:14

    Saat ini saya punya tabungan us dolar di bank. Saya ingin mengalihkan utk investasi yg lbh menjanjikan dan aman drpd membeli emas atau tanah. Mgkn ada mas/mbak yg berhati mulia menerangkan pd saya dgn jujur. Trimakasih

  3. adibmubarrok said,

    Wrote on September 18, 2008 @ 00:28

    @herru, tidak ada investasi yang tidak berisiko mas :) , luangkan waktu untuk belajar manfaat dan resikonya sebelum kita mulai untuk berinvestasi :) , salam belajar :)

Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Comment

Name: (Required)

E-mail: (Required)

Website:

Comment: